Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

0
86

JAKARTA, Media-Bhayangkara.com – Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin AKP Alrasyidin Fajri, SH, S.Ik, M.Si dan IPDA Leo Lyciano, SH berhasil mengamankan tersangka R pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 10,56 Gram brutto di Kawasan Industri Jl Muara Kamal 2 Kel. Kamal Muara Kec. Penjaringan Jakarta Utara, Jumat (10/08/2018) sekitar pukul 21.26 wib.

Penangkapan tersangka R berawal dari informasi masyarakat yang tidak berkenan disebutkan namanya, melaporkan bahawa ada bandar sabu inisial G yang berada di dalam LP salemba sering mengirim sabu ke wilayah Kawasan Industri Kamal Muara.

Berdasarkan info tersebut, satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap jaringan narkoba yang diketahui di bawah pengendalian seseorang di dalam lapas. Berdasar informasi Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Priok membenarkan, pihaknya telah menangkap tersangka pengedar narkoba jaringan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Dari pengungkapan itu, kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Paket Plastik Bening berisi kristal putih diduga sabu seberat 10,56 Gram brutto dan 1 Unit HP yang digunakan untuk transaksi.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Kasat Narkoba AKP Alrasyidin Fajri, SH, S.Ik, M.Si didampingi IPDA Leo Lyciano, SH menjelaskan, pengungkapan terhadap pengedar narkoba tersebut tak lepas dari informasi masyarakat. Di mana sering adanya transaksi barang haram di kawasan Industri Jl Muara Kamal 2 Kel. Kamal Muara Kec. Penjaringan Jakarta Utara.

“Dari laporan masyarakat itu, pada Jumat (10/08) kita berhasil menangkap R serta mengamankan barang bukti yang disimpan di bagasi motor dalam bungkus rokok MAGNUM MILD BIRU.

Lanjutnya, polisi kemudian melakukan pengembangan dari tersangka R yang saat itu datang naik motor bersama temannya inisial S. Menurut pengakuannya, barang haram tersebut didapat dari B melalui tersangka G (DPO).

Tersangka R mengakui barang haram itu didapat dari B yang masih DPO. G ternyata berada di dalam lembaga pemasyarakatan. “Mereka ini punya peran masing-masing dalam mengedarkan narkoba, ungkapnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan dan mengejar tersangka B yang masih melarikan diri. Kemudian kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna penyidikan lebih lanjut. Para tersangka akan dijerat Pasal 114 (2) jo 112 (2) UU RI No.35 thn 2009 tentang Narkotika

“Kami akan terus melakukan pengembangan, termasuk mencari keterangan dari tersangka G yang berada di dalam lapas,” katanya.

(Manurung)

Tinggalkan komentar