Sang Motivator: “Training ESQ Riding for Student”, Jadikan Jalanan Sebagai Sajadah

0
1207

GRESIK, Media-Bhayangkara.com – Setiap orang tua tentu mendambakan putra-putrinya dapat menjadi bagian dari Generasi Emas. Generasi berkarakter unggul dengan mental yang tangguh dan mandiri.

Sayangnya, tak mudah untuk mewujudkan hal tersebut karena banyaknya tantangan yang harus dihadapi ketika mendidik dan membimbing buah hati. Mulai dari perubahan zaman, perkembangan teknologi, narkoba, hingga pergaulan bebas selalu menjadi momok yang bisa memberikan dampak negatif untuk anak-anak.

Untuk itu, pembekalan tentang pentingnya menyinergikan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual harus selalu diberikan kepada anak-anak. Dengan begitu, mereka jadi bisa mengetahui mana hal yang baik untuk dirinya dan yang tidak.

Motivasi adalah apa yang mendorong Anda untuk memulai. Kebiasaanlah yang membuat Anda terus melangkah. Dengan inilah Sang Motivator Ketut Abid Halimi, S.Pdi, M.Pd memulai Rahasia kedisiplinan dimana ketika seseorang telah termotivasi secukupnya, kedisiplinan akan datang dengan sendirinya, ujarnya kepada awak media ini, Sabtu, (21/07/2018)

Kegiatan kali ini, Ratusan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) NU 1 Gresik mengukuti training Emotional dan Spiritual Quotient (ESQ) Riding dan Hypno Trrafic, yang diselenggarakan Satuan Lalu Lintas Polres Gresik, Jumat (21/07/2018). Acara tersebut berlangsung di SMA NU 1 Gresik, diikuti para pelajar yang didampingi Bapak/Ibu Guru SMA NU 1 Gresik dengan Sang Motivator Ketut Abid Halimi dan Kanit Dikyasa Satlantas Polrs Gresik serta jajarang Anggota Polres Gresik.

Untuk jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ESQ Riding sekitar 325 Orang Siswa siswi Pelajar baru SMA NU 1 GRESIK.

Dalam sambutannya, Kanit Dikyasa Polres Gresik mengatakan sasaran training ESQ sengaja ditujukan terhadap pelajar, karena pelajar atau pengendara pemula mendominasi angka kecelakaan lalu lintas baik sebagai pelaku maupun korban laka lantas terutama di wilayah hukum Polres Gresik.

“Konsep training ESQ ini mereka (pelajar.red) diberikan Paparan Materi, Senam Otak, Senam Hati, Hypno Traffic, Balon Harapan Tertib Berlalu Lintas dan Peserta juga diberikan PIN keselamatan Lalu lintas, Buku Pencerahan Peserta Ujian SIM serta Kartu Carehypno terapi”.

Dengan kegiatan tersebut harapannya pelajar dan wali muridnya sadar tentang lalu lintas dari dirinya sendiri bukan dari orang lain bahwa keselamatan itu penting,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Madiun Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu S Bintoro menuturkan, kegiatan tersebut memberikan pemahaman tentang kesadaran tertib berlalu lintas.

“Dari data yang diperoleh, sebagian besar angka fatalitas laka lantas itu disebabkan oleh pelajar atau usia-usia yang seharusnya belum diberikan hak untuk mengendarai sepeda motor makanya ini sasarannya adalah pelajar,” ujarnya.

Karena itu lanjutnya, perwakilan pelajar yang mendapat training ESQ dan Hypno Traffic, kedepan dapat menjadi agen atau pelopor keselamatan berlalu lintas bagi keluarganya, sopir angkot yang ugal-ugalan di jalan maupun pengendara yanh lain.

Dijelaskan Ketut Abid Halimi, program ESQ Riding menerapkan sistem pengetahuan teori dan hipnoterapi untuk melatih EQ agar bisa mengendalikan emosinya saat berkendara di jalan raya. Karena rata rata orang lebih banyak menggunakan Emotional Quotient (EQ) daripada Intelligence Quotient (IQ) saat di jalan raya. Training ESQ Riding dan Hypno Traffic yang digagas Satlantas Polres Gresik terselenggara bekerjasama dengan Thanks Institute Indonesia, pungkasnya.

Penulis: D.Manurung

Tinggalkan komentar