Gerak Cepat Polres Malang, Pelaku Curas Sadis Berhasil Diringkus

0
212

MALANG, Media-Bhayangkara.com – Polres Malang dibawah pucuk pimpinan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi menggelar ungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan kekerasan, bertempat di Mapolres Malang, Jumat (13/07/2018).

Pihak Kepolisian Resort (Polres) Malang akhirnya berhasil menangkap pelaku dugaan tindak pidana pencurian dan kekerasan di Dsn. Tempur Rt. 2 Rw. 11 Ds. Pagak Kec. Pagak Kab. Malang beberapa hari yang lalu.

Dua Pelaku, masing-masing berinisial CK dan HS berhasil dibekuk anggota Polres Malang dengan Korbannya bernisial SC (53) yang beralamat di Jl. Rahman Ds. Gedogkulon Kec. Turen Kab. Malang.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, alhamdulillah, akhirnya 2 X 24 jam pelaku berhasil diamankan. Posisi pelaku saat diamankan ada di seputaran Dsn. Tempur Ds pagak Kab. Malang” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada wartawan.

“Motifnya, menurut keterangan, tersangka mengambil barang-barang berupa perhiasan dan uang milik korban, tersangka masuk dan menyewa PS dan memesan Mie kepada korban. Beberapa menit kemudian, tersangka mendatangi korban dan meminta uang serta perhiasan kepada korban dan memukuli korban hingga mengalami luka robek di dahi sedalam hingga tulang, dan telinga, dagu bawah, dada kanan dan siku kiri dan mengambil uang korban sebesar Rp 500.000,- dan kabur, jelas AKBP Yade.

Gerak Cepat, Polisi akhirnya berhasil meringkus Pelaku tindak pidana Pencurian dan kekerasan di Malang, imbuhnya.

Menurut keterangan kedua pelaku, dia telah melakukan aksi kejahatan pencurian dan kekerasan sebanyak 7 (tujuh) kali yakni, Pencurian dengan pemberatan di Ds. Jambangan, Pencurian dengan pemberatan di Ds. Jambangan, Pencurian dengan pemberatan di Ds. Dawuhan, Pencurian dengan pemberatan di Ds. Pamotan, Pencurian dan pemberatan di Ds. Majang Tengah, Pencurian dan pemberatan di Ds. Sentong dan terakhir Pencurian dengan pemberatan di Ds. Gedogkulon.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi diantaranya berupa 1 (satu) bilah pisau dapur, 1 (satu) bilah pisau sapur (kondisi bengkok), 1 (satu) bilah pisau sapur (kondisi patah), 1 (satu) unit spm Yamaha Crypton warna Hitam, 1 (satu) baju warna hitam, 1 (satu) pasang sandal karet, 1 (satu) sarung warna putih penuh darah dan 1 (satu) cincin emas.

Atas perbuatannya, pelaku CK disangkakan dengan pasal 365 KUHP Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun, dan pelaku HS disangkakan dengan pasal 55,56 KUHP jo 365 KUHP.

(D.Man/M-B)

Tinggalkan komentar