Presiden Jokowi Muslim Berpengaruh di Dunia, KH Ma’ruf Amin: Jokowi Presiden Pilihan Allah

0
247
Presiden Jokowi di Masjid Niujie, Beijing, ChinaJokowi berdoa di Masjid Niujie, Beijing, China (Foto:Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

JAKARTA, Media-Bhayangkara.com

Pusat Studi Strategi Islam di Amman, Yordania kembali merilis daftar 500 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia edisi 2017. Dilansir The Muslim 500, Presiden Joko Widodo tetap bertahan di posisi 20 besar, yaitu peringkat 13 dunia.

Sejak 2009, The Muslim 500 memang tiap tahun merilis 500 nama. Sederet nama itu, ditentukan atas seberapa besar pengaruhnya terhadap masyarakat di sekitarnya. Kriteria pemilihan tokoh pun diukur dari kekuasaan akan ideologi, ekonomi, budaya dan politik untuk dunia Muslim.

Setidaknya, ada empat hal yang membuat Jokowi masih ‘duduk manis’ di 20 besar bersama Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud di peringkat 3 dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di peringkat 8.

Pertama, mereka menyebut Jokowi sebagai politikus yang bersih dan sukses. Saat dirinya memimpin Kota Solo selama dua periode, Jokowi diklaim memiliki hubungan cukup dekat dengan rakyatnya.

Dia memadukan budaya Jawa dengan pembangunan sistem transportasi, kesehatan dan hubugan bisnis dengan baik.

Kedua, karier politiknya semakin gemilang tatkala dirinya dipercaya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012 silam. Dia disebut berhasil dalam memperbaiki sistem pendidikan, tranportasi publik dan menangani banjir di Jakarta.

Ketiga, beragam penghargaan yang diraihnya kala itu, dalam meraih peringkat ketiga Wali Kota terbaik di dunia di ajang World Mayor Prize pada 2012 dan masuk dalam 10 besar wali kota terbaik sedunia.

Belum lagi, Presiden ke-6 Megawati Sukarnoputri, memberikannya mandat untuk mencalonkan diri sebagai presiden RI mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Jokowi juga didukung oleh ratusan musisi dan pekerja seni dalam giat kampanyenya.

Keempat, tak lain tak bukan, adalah budaya blusukan. Budaya ini dilakukan dengan mengunjungi masyarakat kecil, dan mendengarkan secara langsung keluhan mereka. Hal tersebut diklaim menjadi faktor terbesar dalam mengantarkan Jokowi menduduki kursi RI-1 saat ini.

Tak hanya Jokowi yang bertahan. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Said Aqil Siradj, juga masih duduk di peringkat 20. Sosoknya yang berhasil mempertahankan organisasi massa Islam terbesar se-Indonesia itu, membuatnya layak bertahan.

Aqil mampu membuat pergerakan NU dari desa dan kota tetap solid hingga saat ini. Sosok Aqil yang dikenal juga sebagai akademisi, mampu menyeimbangkan NU dalam bidang pendidikan Islam dan politik berbasis Islam tradisional. Tak hanya itu, Aqil juga disebut mampu menghilangkan diskriminasi kelompok agama lainnya di Indonesia.

Pun begitu, The Muslim 500 tidak mendukung pandangan para tokoh yang masuk dalam nominasinya. Mereka, hanya menilai berdasarkan survei masyarakat terhadap tokoh Muslimnya di masing-masing negara.

PRESIDEN JOKOWI PILIHAN ALLAH

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, memuji Presiden Joko Widodo yang menurutnya sosok yang rendah hati.

Ma’ruf mengaku tertarik dengan kepribadian yang dimiliki oleh Jokowi. Menurut Ma’ruf, Jokowi merupakan sosok yang rendah hati

“Beliau pernah bilang sama saya, ‘kiai saya (Jokowi) ini bukan orang pintar, maka itu kalau saya tidak bisa menyelesaikan saya serahkan kepada Allah,” ungkap Ma’ruf sperti yang dilansir di media tribunews.com di Hotel UTC, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/4/2018).

Kepada Rais Aam PBNU tersebut, Jokowi mengaku hanya orang kampung yang menerima keadaan dengan apa adanya.Dirinya mengaku bukan orang yang kaya.

Namun Ma’ruf menyatakan kepada Jokowi, meski dirinya hanya anak kampung. Namun sosoknya adalah presiden yang dipilih oleh Allah.

“Apa saya bilang? Kalau pun begitu Pak Jokowi yang dipilih Allah untuk jadi Presiden, ujarnya. Pak Jokowi saya bilang. Kalau Allah menetapkan orang untuk jadi apa-apa cuma kun fayakhun,” sebut KH Ma’ruf.

KH Ma’ruf menilai Jokowi dipilih oleh Allah SWT sebagai presiden, karena memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Menurutnya, Allah SWT menitipkan Indonesia kepada Presiden Jokowi dibangun dan disejahterakan, paparnya.

“Karena itu Allah menitipkan bangsa dan negara ini kepada bapak untuk mengawal dan membangun kesejahteraan bangsa dan negara ini,” tambah Ma’ruf.

Ma’ruf menilai Jokowi telah banyak berjasa dengan membangun infrastruktur, membangun pendidikan, membangun industri, membuat program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat.

“Alhamdullilah karena itu sebagai bangsa kita mengucapkan terima kasih, terima kasih Pak Jokowi atas upaya-upaya perbaikannya,” tutup Ma’ruf mengakhiri.

(MANROE/M-B)

Tinggalkan komentar