LPKP2HI Soroti Keberhasilan Polres Malang Dalam Mengungkap Produsen Miras Oplosan

0
308
AKBPYade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi saat konferensi pers di Mapolres Malang

MALANG, Media-Bhayangkara.com

Anggota Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia (LPKP2HI) D.Manurung soroti keberhasilan dan mengapresiasi Polres Malang dalam mengungkap peredaran Miras Oplosan di wilayah Hukum Polres Malang, Jumat, (13/04)

Keberhasilan Polres Malang dibawah Pucuk Pimpinan dengan Pangkat Melati dua di pundaknya ini terbilang sangat mengesankan dan sangat cepat dalam berantas peredaran miras oplosan jenis Trobas yang dapat merusak kesehatan generasi penerus bangsa apabila di konsumsi masyarakat, kata D.Manurung kepada media ini.

Dia menilai banyak hal positif yang telah dilakukan Kapolres Malang dengan berbagai terobosan dan Program Promoter Kapolri kepada seluruh jajaran Kepolisian tanpa terkecuali, Polres Malang khususnya dapat menjalankan dengan baik, ujarnya.

Dalam mewujdukan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIk, MSi kerap melakukan penyuluhan, safari ke pimpinan Ponpes, dan akrab kepada insan media, serta menjunjung tinggi Pacasila, merawat keberagaman, dan toleransi antar umat beragama, sebut Manurung sapaan akrabnya.

Tidak hanya itu, banyak prestasi yang sudah didapatkan Polres Malang serta segudang penghargaan yang telah diterima atas kerja keras dan Bakti seorang Bhayangkara yang telah ditunjukkan AKBP Yade sapaan akrabnya dalam memberikan edukasi serta mengenalkan tugas kepolisian kepada masyarakat mulai dari anak kecil sampai ke pelosok pedesaan, dan tak lupa AKBP Yade juga sosok yang peduli terhadap sesama, pungkasnya.

AKBP Yade S Ujung juga mengatakan Polisi zaman now harus ‘Promoter’. Profesional dalam artian tahu dan paham apa tugasnya serta tahu dan paham bagaimana melaksanakan tugasnya secara maksimal (know what and how to do the job).

Modern dalam artian didukung peralatan-peralatan yang canggih, khususnya dalam pelayanan publiknya serta mengukuti selalu perkembangan IT dan perkembangan masyarakat. Final outcomenya adalah, terpercaya. Kalau sudah profesional dan modern insya Allah akan dipercaya oleh masyarakat.

BACA JUGA; Dengan Cepat, Polres Malang Berhasil Ringkus Pelaku Pembuat Miras Oplosan

AKBP Yade S Ujung juga menerapkan dalam program 77 Unggul yang merupakan commander wish awal dia di bidang reskrim, ada namanya “basmi 3c” (curat curas curanmor) yang merupakan kategori street crime yang meresahkan. Saya sudah perintahkan untuk semaksimal mungkin menekan angka kejahatan ini.

Caranya harus simultan antara penegakan hukum dan pencegahan. Di bidang penegakan hukum diupayakan banyak menangkap para pelaku dan proses hukum sampai ke pangadilan. Di bidang pencegahan, teknik taktik mekanisme patrolinya diperbaiki dengan selalu menganalisa sasaran patroli berdasarkan data TKP yang ada.

Masalah tembak di tempat saya tidak perintahkan kaku. Penilaian diskresi anggota di lapangan sangat berperan disini. Anggota sudah tahu kapan harus menembak dan kapan tidak dengan pedoman SOP yang ada seperti Perkap penggunaan kekuatan, protap menembak dan KUHP, ujarnya.

Seperti halnya dalam mengungkap kasus peredaran dan produsen miras oplosan, tak dapat dipungkiri bahwa Kapolres Malang memang unggul dan cepat untuk mengungkap motif kejahatan dengan program 77 unggul awal karirnya di bidang reskrim, sebut Manurung mengakhiri.

(Farid/M-B)

Tinggalkan komentar