Hati-hati!! Marak Penjualan Lahan Bodong, Sekdes Ditangkap Polisi

0
501
Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi, (foto Istimewa)

KAMPAR, Media-Bhayangkara.com

Kepolisian Sektor Siak hulu kabupaten kampar memeriksa seorang sekretaris desa (sekdes) kubang jaya kecamatan siak hulu Kabupaten kampar berinisial PS terkait dengan laporan dugaan penipuan jual beli tanah, Kamis (12/04)

Kepala Polres Kabupaten Kampar AKBP Deni okvianto melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi di dampingi Kanit Reskrim IPTU M.Sibarani.SH menjelaskan kepada awak media-bhayangkara.com tersangka PS bersama temannya EB menjual tanah kepada jaidan nur (32 tahun)

Awalnya jaidan nur tidak ada curiga kepada PS di karenakan mempunyai jabatan di kantor desa kubang jaya sebagai sekretaris desa. Setelah PS menunjukan lahan, kemudian jaidan nur memberikan uang DP sebesar 50 juta kepada PS selang beberapa hari EB teman PS meminta uang tambahan sebesar 200 juta kepada jaidan nur untuk bisa kuasai lahan, ujarnya.

Transaksi uang yang 200 juta tersebut di lakukan di kantor desa kubang jaya sebut Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi suryadi.

Kanit Reskrim Siak hulu IPTU M.Sibarani.SH menambahkan ketika lahan ingin di kuasai tiba-tiba muncul pemilik tanah yang sebenarnya, kemudian terjadi argumentasi antara jaidan nur dan pemilik yang sebenarnya.

Merasa tertipu, elanjutnya jaidan nur langsung melaporkan PS ke Polsek Siak Hulu yang kemudian ditangkap di kediamannya jam sekitar pukul 02.00 pagi.

Atas perbuatannya, PS dan temannya EB di kenakan pasal berlapis yaitu pasal 378 (penipuan) dan pasal 372 (penggelapan) yang mana sanksi hukuman masing masing 4 tahun penjara.

Di tempat terpisah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Aset dan Kedaulatan Bangsa Indonesia (LSM PAKBI) Oman kusmedi ketika di konfirmasi media-bhayangkara. com sangat mengapresiasi jajaran Polsek Siak hulu khususnya Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi yang cepat menanggapi laporan masyarakat, ujarnya.

(Deo febro)

Tinggalkan komentar