Jambret di 25 TKP, Polsek Tenayan Raya Berhasil Ungkap 4 Pelaku

0
128

PEKANBARU, Media-Bhayangkara.com

Polsek Tenayan Raya laksankan gelar press Rilis kasus Pengungkapan Jambret di 25 TKP dengan 4 orang Pelaku di Lobi Polsek Tenayan Raya , Rabu (11/04/2018)

Polsek Tenayan Raya mengamankan Empat orang spesialis jambret yang biasa menargetkan kaum hawa sebagai sasaran mereka. Aksi Jambret yang mereka lakukan sudah lebih dari 25 kali di beberapa wilayah kota Pekanbaru.

Pelaku Jambret menargetkan wanita atau ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor di Jalan yang sepi, mereka beraksi biasanya pada sore dan malam hari dengan incaran HP, Emas dan barang berharga lainnya milik korban.

Keberhasilan jajaran Polsek Tenayan Raya dalam mengungkap kasus jambret ini melalui kerja keras dan kerja ekstra serta memakan waktu sebulan lebih, ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan tim Opsnal Polsek Tenayan Raya di lapangan yang dipimpin Kanit Res Ipda Budhi Winarko ST pada hari kamis 05 April 2018 malam dilakukan penangkapan terhadap pelaku jambret berinisial HDS dan IS di Jl Pinang Merah Kel Pematang Kapau Kec Tenayan Raya Pekanbaru, malam itu juga tim opsnal melakukan penangkapan terhadap inisial FI yang merupakan residivis disebuah tempat hiburan berada di Jl Sudirman Pekanbaru.

Keesokan harinya tim Opsnal Polsek Tenayan Raya kembali mengamankan inisial RW yang merupakan juga komplotan dari pelaku Jambret yang diamankan sebelumnya.

Dari tangan pelaku didapat BB berupa HP merek OPPO dan sepeda Motor Honda Baet sebagai sarana melakukan aksi. Kemudian para pelaku dibawa ke Polsek Tenayan Raya untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut, pasal yang diterapkan kepada para pelaku yaitu pasal 365 atau 363 atau 362 dengan ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun, pungkasnya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH membenarkan pengungkapan dan penangkapan 4 orang pelaku jambret oleh jajaran Polsek Tenayan Raya Polresta Pekanbaru , “kami masih melakukan pengembangan kasus tersebut dan sudah mengantongi nama-nama pelaku lainnya yang menjadi DPO”, sebut Kapolresta.

(Habibur)

Tinggalkan komentar