Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Kasus Peredaran dan Pemusnahan Miras Oplosan

0
272
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus peredaran Miras Oplosan/palsu serta pemusnahan barang bukti hasil cipta kondisi di Halaman Mako Polrestro Jakarta Pusat, Senin (09/04)

JAKARTA, Media-Bhayangkara.com

Demi mewujudkan Indonesia Sehat, jajaran Kepolisian gencar melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus peredaran miras oplosan yang kerap menghantui masyarakat. Kali ini dipimpin Kapolres Metro Jakarta Pusat  Kombes Pol Roma Hutajulu, SIK, MSi mengungkap kasus peredaran Miras Oplosan/palsu serta pemusnahan barang bukti hasil cipta kondisi Polrestro Jakpus dan jajaran di Halaman Mako Polrestro Jakarta Pusat, Senin (09/04)

Brdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, modus yang dikukan para tersangka mencampurkan air aqua, alcohol dan minuman cocacola untuk membuat whiskey, air aqua dicampur alcohol dan minuman sprite untuk membuat vodka selanjutnya dengan harga modal Rp 60.000/botol lalu dijual Rp 100.000/botol.

Adapun barang bukti dan tersangka yang diamankan dengan inisial IBS dan PWT, hasil Operasi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran yang dimusnahkan dengan rincian; Unit 1 : 448 botol, Unit 2 : 168 botol, Unit 3 : 624 botol, Polsek Metro Gambir : 37 botol, Polsek Metro Tbang : 404 botol + 57 bungkus plastik bir pletok, Polsek Metro Menteng : 42 botol, Polsek Sawah Besar : 24 botol, Polsek Kemayoran : 9 bungkus plastik alkohol + 30 bungkus plastik oplosan + 1 botol perasa whisky, Polsek cempaka Putih : 67 botol, Polsek Senen : 172 botol, Polsek Johar Baru : 96 botol dengan Jumlah total 2179 Botol Miras.

Turut hadir dalam giat ungkap dan pemusnahan miras oplosan Walikota Jakpus Drs Mangara Pardede, M.Si, Kasdim 0501 Jakarta Pusat Letkol Ridwan Ali Abdul, Kepala Kejaksaan Negeri Jakpus atau yg mewakili Bapak Budi Kurniawan T, SH, Kepala Pengadilan Negeri Jakpus atau yang mewakili Bapak Esron Mulatua, Camat Senen Bapak Munzir M, Para Kabag, Kasat dan para Kapolsek Jajaran, Tokoh Agama Ketua NU Sawah Besar Ust. Ahmad Ihsan, Tokoh Masyarakat Bapak Karya Z, Tokoh Pemuda serta Wartawan.

Dalam mengusut tuntas kasus peredaran miras oplosan, Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi serta Melakukan pencarian tersangka yang belum tertangkap.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Pasal 137 Sub pasal 142 UU RI No 18 Th 2012 tentang pangan dan UU RI No 8 Th 1999 tentang perlindungan konsumen.

(Manroe/M-B)

Tinggalkan komentar