Mulia dan Terpuji! Berikut Video dan Keterangan, ODGJ Melahirkan Dibantu Kepolisian

0
357

BLITAR, Media-Bayangkara.com

Mulia dan terpuji inilah gambaran yang pas untuk menggambarkan sosok anggota kepolisian yang bertugas di Mapolsek Lodoyo Timur (Lotim), Blitar, Bripka Gaguk Sugiarto dan rekannya Bripka Tri Suyoko, mendadak berubah menjadi bidan dimana Kebahagiaan hidup yang sesungguhnya adalah ketika kita dipakai untuk suatu tujuan yang sangat mulia.

Tugas yang tak biasa mereka lakukan itu, harus tetap dilaksanakan mengingat terjadi dalam kondisi darurat.

Cerita Bripka Gaguk Sugiarto dan Bripka Tri Suyoko yang menolong seorang wanita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) melahirkan di Hutan Kembangan, Desa Kembangarum, Kecamatan Sutojayan, pada Minggu (01/04/2018) dinihari cukup menyita perhatian publik.

Dalam keterangan yang berhasil dihimpun, Bripka Gaguk mengaku telah terbiasa melihat proses persalinan. Hal itu terjadi ketika dia mendampingi istrinya ketika melahirkan dua anaknya.

Ternyata, dari pengalaman melihat istrinya melahirkan itulah, Bripka Gaguk Sugiarto berhasil membimbing wanita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) bernama Sri (35), yang melahirkan anak laki-laki meski dalam kondisi darurat, ditengah hutan dinihari.

“Saya nggak kaget karena dua kali saya melihat istri saya melahirkan dua anak saya. Saya ingat caranya bidan menangani istri saya itu. Kalau dulu bidan ada alat untuk memotong tali pusar, karena darurat saya cuma pakai rafia,” terang Bripka Gaguk Sugiarto Minggu (01/04/2018).

Lanjutnya menceritakan, pada saat kejadian, ia mendengar erangan wanita ditengah hutan Kembangan. Karena merasa curiga, ia dan rekannya Bripka Tri Suyoko mencari sumber suara. Dan didapat seorang wanita tergeletak dipinggir jalan ditengah hutan.

Ketika diperiksa, ia baru menyadari bila si ibu merasakan sakit karena sang jabang bayi yang dikandungnya meronta untuk secepatnya dilahirkan. Tubuh yang terus mengalami kontraksi otot membuat sang ibu terus mengerang menahan sakit

“Posisinya kepala bayi sudah terlihat. Kemudian kita evakuasi ketempat yang lebih aman, baru kemudian proses melahirkan dimulai. Alhamdulillah, ibu dan bayinya selamat,” kata Pria dua anak tersebut.

Setelah sang anak lahir dengan selamat dan kondisi Sri (35) juga masih lemas karena proses persalinan, dua polisi itu kemudian bergegas membawa keduanya ke Puskesmas Sutojayan.

Si jabang bayi laki-laki yang dilahirkan Sri terlihat berwarna pucat karena lahir dengan posisi leher terlilit usus. Setelah dilepas, baru keduanya diantar ke Puskesmas.

Dalam kondisi darurat, kedua polisi itu membagi tugas. Bripka Tri Suyoko bertugas mengabadikan proses persalinan. Selain itu Bripka Tri yang ditugaskan sebagai Bhabinkamtibmas Bacem mengambil alih kemudi ketika bergegas membawa Sri dan anaknya ke Puskesmas.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera (foto Istimewa)

“Ketika bayi sudah lahir, saya langsung Adzan-i. Bagi kami, adalah sebuah tugas untuk melayani masyarakat. Entah miskin atau kaya, baik atau tidak,” pungkas petugas Bhabinkamtibmas Pandanarum tersebut.

BERIKUT CUPLIKAN VIDEONYA:

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung membenarkan kejadian ini, Kepada media ini dia menyampaikan bahwa Inilah pengabdian, perjuangan yang sering kali tak bertepi, Polisi tetap setia dan bersedia memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak memandang siapapun yang dimana tugasnya Polisi memiliki pengabdian besar pada kemanusiaan, melayani, mengayomi, dan melindungi, ujar Kombes Pol Barung.

(Manroe/M-B)

Tinggalkan komentar