Puluhan ABK KN Tanjung Datu-1101 Berhasil Padamkan ‘Kebakaran’ Kapal

0
196

LAUT JAWA, Media-Bhayangkara.com

Saat berlayar di Laut Jawa menuju Ambon, para awak kapal patroli terbesar milik Bakamla RI, KN. Tanjung Datu-1101, berhasil memadamkan kebakaran kapal yang dikendarainya, saat berlayar di Laut Jawa, Sabtu (24/03/2014).

Kejadian tersebut merupakan sekenario dari Latihan Penyelamatan Kapal peran Kebakaran yang diperankan oleh ABK KN. Tanjung Datu-1101.

Sebenarnya, dalam pelayaran ini KN. Tanjung Datu-1101 mengemban misi Operasi Dalam Negeri Nusantara-1 Khusus Bantuan Sosial Bakamla RI ke Asmat, Papua, dengan mengangkut material bahan kontak sembako dan obat-obatan.

Kembali menyoal skenario latihan penyelamatan kapal, kebakaran terjadi akibat konsleting listrik di Deck F ruang Damage Control, dan menghanguskan seisi ruangan tersebut.

Kejadian bermula ketika salah seorang ABK yang berada di geladak buritan mencium bau menyengat dan melihat asap keluar dari ruangan tersebut. ABK yang pertama kali mengetahui kebakaran langsung meminta bantuan dengan teriak “kebakaran, kebakaran, kebakaran….kebakaran terjadi di ruang Damage Control”. ABK tersebut berlari meminta bantuan rekannya di ruangan-ruangan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas jaga laut di anjungan.

Petugas jaga selanjutnya menyampaikan instruksi lewat pengeras suara agar tim PEK segera aksi penanggulangan. Dalam waktu singkat tim Penyelamatan Kapal segera menuju lokasi kejadian, melakukan penyelidikan kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Tim PEK mengerahkan penyerang satu untuk menanggulangi kebakaran dengan Alat Pemadam Ringan (APAR).

Satu tabung APAR habis namun api terus menyala, tim penyerang satu mundur kemudian tim penyerang dua dengan menggunakan baju tahan api dan satu tabung APAR melakukan aksi penanggulangan hingga api padam. Untuk memastikan api benar-benar padam dilakukan penyekatan, pembasahan area kebakaran oleh tim penyekat.

Sekitar lima belas menit penanggulangan dipastikan api padam. adapun jumlah kerugian personel nihil, kerugian materiil dua tabung APAR habis, satu unit CPU terbakar, serta perangkat perabot di Ruang Damage Control ludes terbakar.

Pada kesempatan itu Komandan KN. Tanjung Datu-1101 Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumri, S.E., mengatakan, Latihan Penyelamatan Kapal atau (PEK) terus dilaksanakan secara rutin selama kapal dalam pelayaran maupun saat di pangkalan. “Setiap ABK wajib mengerti dan memahami tugas dan fungsinya saat terjadi bahaya kebakaran atau kebocoran kapal”, Lanjut Komandan KN. Tanjung Datu.

Organisasi tugas tim PEK sendiri dipimpin oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapten Laut (T) Permana Silitonga.

(Putri/M-B)

Tinggalkan komentar