Ini Sebenarnya!! Terkait Viral di Medsos Ikan Manta dan Sampah

0
347
Kapolres Klungkung Turun Langsung Ke Perairan Spot Peneyelaman Manta Point Nusa Penida Terkait Dengan Viralnya Di Media Sosial Ikan Manta Berenang Diantara Banyaknya Sampah Plastik, Kamis (08/03)

BALI, Media-Bhayangkara.com

Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto, SiK. CFE. didampingi Kapolsek Nusa Penida Kompol.I Ketut Suastika, SH. Kasat Pol. Air AKP. Nyoman Arnawa dan Kepala Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa penida serta Relawan Peduli Lingkungan dari LSM Coral Triangle Center Denpasar Dewa Kadek Wirasanjaya, turun langsung melaksanakan investigasi Ke Perairan Spot Peneyelaman Manta Point Nusa Penida, terkait dengan Viralnya di Media Sosial Ikan Manta Berenang Diantara Banyaknya Sampah Plastik. Kamis, (8/3/2018).

Dalam pelaksanaan investigasi yang dipimpin langsung Kapolres Klungkung, Tim melakukan perjalanan laut dengan dua buah speed boat menuju perairan Manta Point, Didalam perjalan dari pelabuhan Toya Pakeh tidak ditemukan adanya sampah di sekitar jalur perjalanan.

Kemudian setelah tiba di spot penyelaman perairan Manta Point Tim melakukan pengamatan dari atas Boat terhadap adanya sampah di permukaan, namun tidak ditemukan adanya tumpukan sampah, selanjutnya Tim juga melakukan kegiatan Snorkelling untuk melihat keberadaan sampah di dalam air laut, namun setelah dilakukan pengamatan didalam air juga tidak ditemukan adanya sampah di sekitar perairan Manta point.

Untuk memperkuat hasil investigasi dilakukan pengambilan foto maupun video di dalam perairan manta point, dimana saat pengambilan foto maupun video, ikan Manta berenang seperti biasa tanpa ada tumpukan sampah, tidak seperti dalam video yang viral sepert di muat di Media sosial bahwa ikan manta berenang diantara sampah plastik.

Kemungkinan keberadaan sampah plastik di sekitar perairan manta point benar adanya sesuai dengan video yang viral tersebut, namun keberadaan sampah khususnya di wilayah Nusa Penida sangat tergantung dari cuaca, dimana apabila sudah memasuki musim hujan dan arus laut datang dari barat serta angin bertiup dari barat antara sekitar bulan Nopember sampai Februari akan terjadi penumpukan sampah diwilayah Nusa Penida akibat sampah kiriman dari luar wilayah Nusa Penida, karena hal tersebut rutin terjadi hampir setiap tahun.

Dalam kesempatan itu pula Tim mewawancarai Warga Negara Asing yang kebetulan berwisata disana Arnold dan Herina WNA asal Belanda yang baru selesai melakukan kegiatan Snorkelling, dimana WNA tersebut menyatakan bahwa saat melakukan Snorkelling di perairan Manta Point tidak ada menemukan sampah plastik dan yg bersangkutan sempat melihat ikan Manta kurang lebih 7 ekor berenang dengan bebas.

Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto, SiK. CFE seusai melaksanakan investigasi mengatakan kegiatan itu dilaksanakan guna mengetahui situasi dan kondisi yang sebenarnya diwilayah Perairan Spot Peneyelaman Manta Point Nusa Penida, ternyata perairan tersebut saat ini bersih, tidak ada tumpukan sampah, seperti yang ada di media social, Kami juga sampai menyelam untuk mengetahui apakah ada sampah didasar laut, ternyata juga tidak ada, semuanya bersih.

“Disamping itu juga kita turun kesana guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang melaksanakan penyeleman ditempat wisata tersebut, sambil menghimbau kepada mereka agar lebih berhati-hati”, Jelas Kapolres Klungkung.

Jadi diminta kepada para wisatawan domistik maupun manca negara, jangan ragu untuk datang ke Nusa Penida dan berenang di perairan Manta point, semuanya masih asri, indah dan bersih, pintanya mengakhiri.

Publish : D.Manroe

Tinggalkan komentar